Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Demokrasi, Bawaslu Ciamis dan Universitas Islam Darussalam Jalin Kerja Sama Strategis

MOU

CIAMIS – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ciamis resmi menggandeng Universitas Islam Darussalam (UID) dalam upaya memperkuat pengawasan partisipatif dan demokrasi di lingkungan akademis. Sinergi ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilaksanakan pada Jumat (19/06/2026) di Kampus Universitas Islam Darussalam, Ciamis.

Kerja sama strategis ini membidik peran aktif civitas akademika, khususnya mahasiswa, sebagai pilar penting dalam menjaga integritas proses demokrasi.

Dorong Peran Aktif Mahasiswa lewat Seminar Nasional

Usai prosesi penandatanganan MoU, agenda langsung dilanjutkan dengan penyelenggaraan Seminar Nasional bertajuk "Mahasiswa dan Masa Depan Demokrasi: Membangun Kesadaran Politik, Meneguhkan Partisipasi." Acara ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa yang tampak antusias mendalami peran mereka dalam pengawasan pemilu.

 

Ketua Bawaslu Ciamis, Jajang, menegaskan bahwa kampus memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu membawa dampak positif bagi kualitas demokrasi di Indonesia.

"Kami berharap melalui kerja sama ini, kesadaran politik di lingkungan kampus semakin meningkat, sehingga mahasiswa dapat turut aktif mengawasi tahapan pemilu demi masa depan demokrasi yang lebih baik," ujar Jajang dalam sambutannya.

Sinergi untuk Pengawasan Partisipatif

Kolaborasi antara Bawaslu Ciamis dan Universitas Islam Darussalam ini diharapkan tidak hanya berhenti di atas kertas, melainkan bermanifestasi dalam berbagai program nyata ke depan, seperti:

  • Pendidikan Politik: Sosialisasi berkala mengenai pentingnya pengawasan pemilu.
  • Pusat Pengawasan Partisipatif: Mendorong mahasiswa menjadi mata dan telinga Bawaslu dalam melaporkan dugaan pelanggaran pemilu.
  • Kajian Akademis: Kolaborasi riset terkait isu-isu demokrasi dan kepemiluan.

Dengan adanya komitmen bersama ini, kedua belah pihak optimistis dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peduli dan sadar akan hak serta kewajiban politiknya demi tegaknya demokrasi yang bersih dan berintegritas.