Bawaslu Ciamis Dorong Pengawasan Partisipatif dalam Riset Demokrasi Universitas Galuh
humas | Jumat, Juli 10, 2026 - 10:33
CIAMIS – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ciamis menegaskan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat lokal untuk memperkecil ruang gerak pelanggaran dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Hal ini disampaikan dalam forum konsolidasi demokrasi yang dikemas melalui pemaparan penelitian di Universitas Galuh (Unigal) Ciamis.
Penelitian riset tersebut mengangkat tema "Efektivitas Pemilihan Kepala Daerah Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal dan Model Electoral Transparency Melalui Integrasi Penyuluhan Hukum di Kabupaten Ciamis". Agenda ini dihadiri langsung oleh jajaran Bawaslu Ciamis, Ketua KPU Ciamis, serta Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemerintah Daerah Ciamis.
Dari kacamata pengawasan, Bawaslu menilai model electoral transparency (transparansi pemilu) yang diintegrasikan dengan penyuluhan hukum merupakan langkah strategis. Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak hanya sekadar datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk mencoblos, melainkan juga dibekali pemahaman hukum agar berani ikut mengawasi jalannya tahapan Pilkada.
Perwakilan Bawaslu Ciamis yang hadir dalam forum tersebut yait Fanny Dwiriantini dan Samsul Maarif menyatakan bahwa keterbatasan personel pengawas di lapangan menjadikan partisipasi masyarakat lokal sebagai kunci utama. Jika warga lokal paham aturan hukum dan ikut menjaga transparansi di wilayahnya masing-masing, maka potensi kecurangan seperti politik uang maupun netralitas aparatur sipil negara dapat ditekan secara signifikan.
Bawaslu juga mengapresiasi langkah Universitas Galuh yang mengambil peran sebagai jembatan akademis. Sinergi antara penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu), pemerintah daerah (Bagian Hukum Pemda), serta perguruan tinggi diharapkan mampu melahirkan formula pengawasan yang lebih aplikatif dan berbasis kearifan lokal di Kabupaten Ciamis.
Melalui konsolidasi ini, Bawaslu Ciamis berharap hasil riset dari Unigal tidak berhenti di atas kertas, melainkan dapat diimplementasikan menjadi strategi bersama demi mewujudkan Pilkada Ciamis yang bersih, transparan, dan berintegritas.